Minggu, 19 Oktober 2008

HAKEKAT DUNIA

Dunia tempat dimana manusia hidup didalamnya adalah merupakan kehidupan yang bersifat sementara, dunia bukanlah segalanya. Dunia dengan segala keindahan dida-lamnya adalah sarana hidup manusia untuk menuju kehidupan akhirat yang abadi, kehidupan yang penuh dengan kenikmatan abadi sekaligus tempat kesengsaraan abadi tergantung dari amal perbuatan manusia yang dilakukan didalam menjalani kehidupan di dunia.
Dunia dengan aneka keindahan didalamnya,yang berupa gemerlapnya emas permata,kemewahan kendaraan dan rumah yang ditinggali,luas kebun yang ditanami adalah merupakan pelengkap bagi manusia dalam menjalani hidup didunia ini. Semua itu tidak lain merpakan sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada pencip-tanya,bukan suatu yang harus dimiliki dan dijadikan tujuan hidupnya. Namun demikian sebagai manusia yang diciptakan Allah dengan dibekali akal dan nafsu, seringkali lebih menonjolkan ataupun mengedepankan nafsunya daripada akalnya sehingga keindahan dan gemerlapnya dunia mampu memperdaya pandangannya, sebagai akibatnya dunia yang semestinya sebagai sarana hidup untuk menuju kehidupan abadi, dijadikanlah tujuan hidupnya.
Manusia yang lebih mengedepankan akalnya mereka tidak akan tertipu dengan kemolekan dunia dengan tipuan-tipuannya, mereka akan menyadari bahwa dunia dengan segala keindahan didalamnya tidak lain hanyalah sarana menuju kehidupan abadi, maka dengan kesadaran penuh mereka mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya demi untuk sebuah perjalanan panjang menuju kehidupan hakiki,kehidupan yang jauh lebih baik segalanya daripada kehidupan dunia.
Untuk menjaga agar manusia tidak menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya serta mampu menempatkan dunia dengan segala keindahannya pada tempat yang semestinya,diperlukan pengetahuan tentang hakekat dunia dan permisalannya menurut pencipta dan utusan-Nya. Hanya dengan cara itulah manusia mampu mengenal dan memahami secara benar hakekat dunia dan permisalannya sehingga bisa terhindar dari fitnah dunia yang seringkali membutakan mata dan hati manusia. Hakekat dan perumpamaan dunia menurut penciptanya yang tercantum dalam beberapa firman Allah di dalam Al Qur'an dintaranya adalah :
"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini,yaitu: wanita-wanita,anak-anak,harta yang banyak dari jenis emas,perak,kuda pilihan,binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik (syurga). (QS.3.Al-Imron : 14)
"Dan tiadalah kehidupan ini,selain dari main-main dan sendau gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa.Maka tidakkah kamu memahaminya ?"(QS.Al An'am :32)
"Dan ketahuilah,bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allah-lah pahala yang besar" (QS. 8.Al-Anfal :28)
"Sesungguhnya perumpamaan kehidupan dunia itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, diantaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti mengua-sainya,tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami diwaktu malam atau siang,lalu Kami jadikan (tanaman-tanaman-nya) laksana tanaman-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demi-kianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada orang-orang yang berfikir." (QS.Yunus: 24)
"Sesunguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya,agar Kami menguji mereka siapakah diantara mereka yang terbaik perbua-tannya." (QS. Al-Kahfi :7)
"Dan buatkanlah untuk mereka (manusia)perumpamaan kehidupan dunia ini,ibarat air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, sehingga menyuburkan tumbuh-tumbuhan di bumi kemudian (tumbuh-tumbuhan) itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin.Dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu.Harta dan anak -anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus menerus adalah lebih baik pahalanya disisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan". (QS.18.Al-Kahfi :45-46)
"Dan apa saja yang diberikan kepada kamu,maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya ;sedang apa yang disisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya ?"(QS. Al Qashash : 60)"Dan kehidupan dunia itu hanya sendau gurau dan permainan.Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui " (QS.29. Al-Ankabut:64)
"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan sendau gurau. Dan jika kamu beriman serta bertaq-wa,Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." (QS. Muhammad :36 )
"Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara), dan sesungguhnya akhirat itulah kehidupan yang kekal ".(QS. Mu'min: 39)
"Ketahuilah,sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak,seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudi-an tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning menjadi hancur, dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhoaan-Nya.Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu"(QS.Al-Hadid: 20)
"Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu) dan disisi Allah pahala yang besar " (QS.64.At-Taghabun :15)
Setelah memahami hakekat dunia dan perumpama-annya menurut penciptanya dengan berdasar Al Qur-an, dibawah ini beberapa hadist Rosululloh Sholallahu ‘Alaihi Wasalam yang menerangkan perumpamaan dunia dan hakekatnya, serta yang berada didalamnya.
Dari Sahal bin Saad Ra. berkata Rosululloh Sholallahu ‘Alaihi Wasalam.bersabda :" Sekiranya dunia ini bernilai disisi Allah senilai sayap nyamuk, tentulah Dia tidak akan memberi minum kepada orang-orang kafir meskipun hanya seteguk" ( HR. Ibnu Majah )
Dari Abu Hurairah Ra. Berkata Rosululloh Sholallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda "Ingatlah bahwa dunia itu terkutuk, terkutuk semua yang ada padanya kecuali dzikir kepada Aloh dan yang semisalnya, orang alim dan pelajar "(HR. Tirmidzi)
"Tidaklah dunia itu diakhirat melainkan seperti salah seorang dari kalian memasukkan jari-jarinya kelaut,maka lihatlah apa yang bisa diambil oleh jari-jarinya tersebut " (HR.Muslim)
"Bukankah engkau disuguhi makanan yang telah dibumbui dan digarami kemudian engkau minum air dan susu ?" Adh Dhahhak menjawab," Ya", Rosululloh bersabda," itu semua menjadi apa?" Adh Dhahhak menjawab,"Ia menjadi sesuatu yang telah engkau ketahui." Rosululloh bersabda, "Sesungguhnya Allah Azza wa jalla membuat perumpa-maan dunia itu seperti akhir kesudahan makanan anak Adam."(HR. Ahmad)
"Dunia itu hijau dan manis,maka barangsiapa yang bertakwa kepada Allah di dalamnya dan mengerjakan amal sholih.Kalau tidak begitu maka ia seperti orang yang makan namun tidak kenyang.Diantara manusia dalam hal ini adalah seperti jauhnya dua bintang,salah satunya terbit di timur dan bintang satunya terbenam sebelah barat. ( HR. At Tabrani )
Disebutkan dalam Jami' At-Tirmidzi hadist dari Al Mustaurid berkata, bahwa aku pernah bersama rombongan bersama Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasalam yang berdiri diatas bangkai anak kambing, Rosululloh bersabda :" Tidakkah kalian lihat bangkai anak kambing ini ? Ia dipandang tidak bernilai oleh pemiliknya,kemudian mereka membuangnya ? "para shahabat berkata," Karena mereka memandangnya tidak bernilai mereka membuangnya wahai Rosululloh", Rosululloh bersabda "Sesungguhnya dunia itu lebih rendah bagi Alloh dari pada bangkai anak kambing ini bagi pemiliknya."(HR.At-Tirmidzi)
Suatu hari Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasalam masuk kepasar dan melewati bangkai keledai yang telinganya kecil (cacat), lalu beliau mengambil dengan mengangkat telinganya,Seraya berkata " Siapakah diantara kalian yang mau membelinya dengan harga satu dirham ? Mereka menjawab " Kami tidak suka membelinya dengan sesuatupun untuk kami,lalu untuk apa bagi kami ? Beliau bersabda " Sukakah kalian jika ia menjadi hadiah bagi kalian? mereka menjawab: " Demi Alloh sekiranya ia masih hidup ia hanya binatang cacat karena telinganya terpotong, lalu bagaimana halnya padahal ia bangkai" Beliau bersabda" Demi Alloh sesungguhnya dunia itu lebih rendah nilainya disisi Alloh dibanding bangkai ini disisi kalian."(HR. Muslim)
" Apalah artinya dunia bagiku,dan apalah artinya permisalanku dengan dunia ini kecuali seperti seorang pengendara yang mengembara pada hari yang terik lalu berteduh dibawah pohon sesaat dari siang hari kemudian pergi meninggalkannya." (HR. Ahmad)
"Dunia ialah penjara orang Mu'min dan syurga orang kafir." (HR.Muslim,Ahmad,At Tirmidzi,Ibnu Majah)
" Perumpamaan dunia ini seperti pakaian yang robek dari awal hingga akhir. Ia tinggal menggantung pada benang di akhirnya,dan nyaris benang tersebut terputus." ( HR.Ibnu Abu Dunya)
Dengan mengetahui dan mengenal serta memahami hakekat dunia menurut penciptanya yang tercantum dalam Al-Qur'an dan Hadist Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wa-salam,insya Alloh manusia yang menginginkan kebaha-giaan hakiki tidak akan tertipu olehnya. Semoga Alloh memberikan hidayah pada hamba-Nya yang senan-tiasa mengharap Ridlo-Nya dengan dijauhkan dari tipu daya dan hiasan dunia. Wallohu ‘Alam bi Showab.

Tidak ada komentar: